Iklan

Pilih Jadi Blogger Atau Youtuber?


Pilih Jadi Blogger Atau Youtuber?. Hai gaes.. Ente mau jadi Blogger apa Youtuber gaaes?

Di desaku sedang ramai anak – anak muda kreatif dan inovatif mencoba peruntungan di dunia adsense. Ada yang berusaha menjadi Youtuber, ada juga yang berusaha menjadi seorang blogger. Yaa seperti saya ini, yang masih belajar menjadi seorang blogger, walaupun ada keinginan memonetisasi Youtube, tapi ide, sarana dan prasarana yang belum memadai maka saya pending dulu, fokus ngeblog dulu aja.

Blog dan Youtube sama – sama menguntungkan jika kita tekun, ulet, kreatif dan disiplin dalam pengelolaanya.  Sedikit bercerita saya ditolak sampai 4 kali ketika mengajukan blog yang saya buat ke Google Adsense, sampai akhirnya ada bantuan niih dari teman saya, setelah beberapa kali revisi pada akhirnya blog saya diterima Google Adsense, dan saya buat blog satu lagi (target buat bule hehe) alhamdulillah diterima juga. Sekarang saya mengelola 2 web sekaligus.

Nah jadi kalau ada yang bertanya “Pilih jadi Blogger atau Youtuber?” saya pilih jadi blogger!. Kenapa? 
  • Karena sudah memiliki pengalaman beberapa kali ditolak Google Adsense, sedikit banyak saya sudah tau trik agar blog saya diterima Google Adsense
  • Riwayat pendidikan yang dulu diajari bahasa pemrograman HTML, maka saya mempunyai sedikit skill untuk membangun sebuah blog
  • Fasilitas komputer dan koneksi internet ada
  • Membuat konten di blog tidak serumit di Youtube

Naah itu versi saya ya, kalau kamu?

Masalah enak, mudah, gampang untuk setiap orang berbeda – beda. Ada yang lebih suka keluar rumah berburu video, menghabiskan waktu di depan PC untuk ngedit video itu dianggap enak. Kembali lagi ke pilihan masing – masing, mau jadi Blogger atau Youtuber, tergantung skill dan rasa enak dari orang yang mau menjalani itu sendiri, bukan karena paksaan atau Cuma ikut – ikutan orang lain. Ada yang ingin eksis di depan kamera dan ada yang lebih suka ketak – ketik dibalik layar.

Masalah hasil lebih banyakan mana? Apakah Blogger lebih kere daripada Youtuber?
Tentunya semua usaha butuh proses dan kerja keras, banyak Blogger kere karena tidak memahami peluang, dan tidak sedikit kok Youtuber yang kurang menghasilkan, atau bahkan berkali – kali ditolak karena konten yang kurang menarik. Makanya mau jadi Blogger atau Youtuber harus diimbangi dengan skill yang kita miliki.

Apakah Blogger Bisa Jadi Youtuber?
Kenapa tidak? Blogger dan Youtuber bukanlah sebuah pekerjaan formal, anda bisa juga menjadi keduanya jika anda mau, misalnya salah satu Blogger dan Youtuber yang biasa saya jadikan rujukan Mas Timon Adiyoso dia memiliki Channel Youtube Timon Adiyoso dan blognya mastimon.com.

Semua orang bisa jadi apa saja asalkan punya modal yang diperlukan untuk bersaing. Jadi buat teman – teman Blogger yang sampai saat ini belum menghasilkan pendapatan secara maksimal dan mungkin ingin mencoba dunia Youtuber, saya ingin sedikit berbagi tips jika ingin sukses sebagai seorang Youtuber.

Memiliki kemampuan berbicara yang baik dan gesture yang alami di depan kamera.
Inilah modal utama yang harus di miliki oleh seorang youtuber, walaupun misal nanti kontennya sebuah tutorial yang hanya menampilkan screen record tetapi juga harus memiliki kemampuan berbicara yang baik, agar penonton mengerti apa yang dia bicarakan.

Kalau anda adalah tipe orang yang pemalu, pendiam, grogi jika di depan kamera, bingung mau ngomong apa, itu menandakan anda tidak cocok menjadi seorang Youtuber, Ngeblog saja gaes.

Seorang youtuber itu harus mampu mengatur setiap gesture, nada bicara dan semua tingkah polahnya di depan kamera agar dapat menghibur ataupun memberi informasi yang tepat dan mengena kepada setiap penonton videonya.

Cobalah tonton para youtuber yang telah sukses seperti Atta Halilintar, Raditya dika, Ria Ricis dan lain – lain. Mereka benar-benar tahu apa yang harus mereka lakukan ketika di depan kamera. Mereka sangat menguasai intonasi dalam berbicara, pintar mengatur mimik wajah dan gerak tubuh (gesture), dan gaya yang sangat luwes di depan kamera.

Anda harus punya skenario atau alur cerita sebelum anda memulai pengambilan gambar agar anda tidak bingung tentang apa yang harus anda lakukan nanti di depan kamera.

Menguasai ilmu editing video.
Mustahil video berkualitas tinggi akan dihasilkan jika seorang youtuber tidak menguasai ilmu pengeditan video. Kualitas video juga menentukan banyaknya orang yang akan menonton video anda, jika videonya saja sudah blur, atau alurnya amburadul, monoton, maka siapa yang mau menonton video anda?

Kalau kita menyuguhkan sebuah video tanpa pengeditan, atau dengan teknik pengeditan yang sangat minim kepada para penonton, maka sama saja seperti kita menghidangkan hidangan nasi, sayur, lauk pauk kepada tamu dirumah kita tanpa membubuhkan garam sama sekali.

Para penonton itu adalah para tamu Channel youtube kita, maka berilah kepuasan kepada mereka dengan 'menghidangkan sajian' video yang menarik, bermutu dan berkualitas.
Apabila mereka merasa puas, di waktu selanjutnya pasti akan datang berkunjung lagi ke channel youtube kita tersebut.

Membutuhkan modal yang cukup besar.
Kebutuhan untuk membuat sebuah konten Youtube ternyata tidak sedikit, peralatan yang dibutuhkan misalnya :

- Kamera, Menjadi seorang youtuber sudah pasti membutuhkan modal yang jauh lebih besar ketimbang menjadi seorang blogger. Bila menjadi blogger cukup hanya bermodalkan sebuah laptop dan paket internet, bahkan sekarang sudah tersedia aplikasi blogspot di playstore, jadi anda bisa mulai menulis sebuah blog di HP.
Maka untuk menjadi seorang youtuber, minimal kita harus mempunyai sebuah kamera dengan kekuatan lensa 5 MP, anda bisa menggunakan HP keluaran terbaru untuk opsi ini.

- Komputer/Laptop/Microphone, Peran komputer/laptop dan microphone juga tidak kalah penting sebagai sarana penunjang seorang youtuber. Karena tidak akan mungkin bisa melakukan pengeditan video tanpa adanya komputer/laptop.
Pengeditan video membutuhkan spesifikasi komputer yang cukup tinggi, jika komputer anda memiliki spesifikasi rendah maka kemungkinan besar akan terjadi hang.

- Internet, Internet menjadi kebutuhan wajib seorang Youtuber, semakin lama durasi dan semakin bagus kualitas sebuah video maka ukurannya pun akan semakin besar, biasanya sampai ratusan MB, untuk mengupload data sebesar itu tentunya dibutuhkan koneksi internet yang lancar.
Untuk kecepatan internet 10Mbps dari Telkom dibandrol dengan harga 300.000an per bulannya.

Naah.. sudah punya gambaran mau jadi Youtuber atau Blogger?

Biar saya coba bantu membuka jalan pikiran anda.

  1. Jikalau teman-teman termasuk orang yang pendiam, pemalu, kurang bisa berekspresi secara visual. Tapi di sisi lain teman-teman adalah orang yang sangat suka membaca dan suka menuangkan sesuatu dalam bentuk tulisan. Maka teman-teman sangat cocok menjadi seorang blogger.
  2. Sebaliknya jika teman-teman adalah orang yang suka berekspresi, pintar ngomong, pintar memvisualisasikan gestur, mimik wajah dan gerak tubuh di depan kamera. Sehingga mampu membawakan suasana ceria, lucu maupun suasana sedih di depan kamera atau penonton, maka teman - teman sangat cocok menjadi seorang youtuber.

Demikian artikel pilih Blogger atau Youtober dari saya, semoga bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel