Iklan

CACHE KOMPUTER: Pengertian, Fungsi dan Jenisnya.

Cache merupakan sebuah mekanisme penyimpanan data yang mempunyai kecepatan sangat tinggi yang digunakan untuk menyimpan data ataupun perintah/intruksi yang sering diicari oleh pengguna komputer atau pengguna smartphone. 

Biasanya cache akan lebih sering kita temui pada browser yang digunakan untuk mengakses internet. Kita akan melihat seperti perintah atau intruksi yang pernah kita masukan ke dalam computer sehingga ketika kita mengetikan sesuatu maka akan muncul opsi atau pilihan kata atau kalimat yang pernah kita gunakan sebelumnya. 

CACHE KOMPUTER: Pengertian, Fungsi dan Jenisnya.

Ataupun Cache bisa juga menyimpan beberapa file yang pernah kita akses sebelumnya sehingga ketika kita atau orang lain dalam satu jaringan yang akan mengakses file atau data yang sama maka cache akan menampilkan file tersebut.

Selain itu cache juga bisa diartikan sebuah data yang tersimpan sementara pada penyimpanan internal perangkat komputer atau perangkat smartphone anda. 

Cache sendiri akan menyimpan aktivitas yang dilakukan oleh pengguna terhadap pemakaian komputer atau smartphone sehingga ketika kita akan mengakses ulang data yang sudah pernah di akses maka cache akan menampilkan secara cepat data tersebut. 

Cache memiliki ukuran yang kecil sehingga dengan adanya cache akan membantu mempercepat proses kinerja komputer untuk membuka aplikasi atau halaman website dengan lebih cepat. 

Bagi seorang administrator jaringan maka pengaturan atau konfigurasi cache pada perangkat router ataupun server akan sangat bermanfaat karena akan menghemat penggunaan bandwith juga akan mempercepat akses data.

Fungsi Cache pada Komputer

Pada dasarnya fungsi Cache adalah untuk membantu mempercepat perangkat komputer atau smarphone untuk mengakses data sehingga akan meringankan kinerja processor. Selain itu adapun fungsi lain dari cache adalah sebagai berikut:
  • Dengan Cache memungkinkan pengguna dapat mempercepat akses data pada komputer.
  • Cache juga dapat dijadikan jembatan perbedaan kecepatan antara memori utama dengan dengan CPU.
  • Dengan Cache akan membuat kinerja memory menjadi lebih cepat.
  • Cache juga dapat meningkatkan kinerja prosesor karena peran dari cache akan sangat membantu proses terhadap akses data pada komputer.

Jenis Cache dibagi menjadi 2 kategori yaitu 


jenis client-side caching dan jenis server-side caching. Berikut adalah penjelasan dari masing-masing jenis cache tersebut

1. Client-Side Caching

Client-side caching merupakan file data yang tersimpan di dalam perangkat komputer/smartphone pengguna yang dapat digunakan sewaktu-waktu. Dalam hal ini, client-side caching yang paling sering kita jumpai dan paling sering digunakan kebanyakan orang adalah browser cache.

Browser cache itu sendiri adalah jenis cache yang paling sering kita gunakan karena hampir setiap orang setiap hari menggunakan browser untuk berselancar di internet. 

Browser Cache dapat ditemukan pada pengaturan browser pada aplikasi web browser anda. Dengan adanya browser cache, komputer dapat membuka sebuah halaman website lebih cepat dimana penyimpanan data dilakukan pada kunjungan pertama saja. 

Akan tetapi dalam jangka waktu tertentu, kita perlu melakukan pembersihan terhadap cache karena lama kelamaan ukuran cache akan menjadi lebih besar dan akan memenuhi ruang pada perangkat anda.

2. Server-Side Caching

Cache jenis Server-side caching merupakan data atau file yang tersimpan didalam server website. Dalam hal ini, data yang ada pada server website dapat di-cache kapan saja sehingga client dapat mengaksesnya lebih cepat.

Beberapa jenis cache yang termasuk dalam server-side caching yaitu:
  • Database cache: cache jenis ini biasanya digunakan oleh pengembang aplikasi website yang tujuan untuk mencapai kinerja web yang lebih baik. Beberapa keuntungan database cache adalah proses akses data lebih cepat, penggunaan cpu lebih kecil, dan mengurangi akses disk.
  • Object cache: Object cache berguna untuk menyimpan data sementara pada komputer lokal, misalnya gambar atau video di browser pengunjung.
  • Opcode cache: jenis cache ini berfungsi untuk meningkatkan kinerja PHP. Dengan adanya opcode caching maka kinerja PHP akan jauh lebih baik.
  • CDN Cache: bagi pemilik website yang pengunjungnya berasal dari berbagai belahan dunia, maka menggunakan CDN cache adalah suatu solusi yang sangat baik. Dengan adanya CDN cache maka konten website dapat ditampilkan ke pengunjung dari server terdekat.
  • DNS cache: disebut juga dengan database sementara yang dikelola oleh sistem operasi suatu komputer. Jenis cache ini mencatat histori alamat IP domain yang pernah dibuka oleh pengguna komputer.


Demikian pembahasan kali ini semoga membantu dan menambah pengetahuan. Terimakasih sudah mampir dan jangan lupa share ya..

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel