Cara Aman Mendapatkan Vitamin D dari Matahari

Cara Aman Mendapatkan Vitamin D dari Matahari

Vitamin D adalah vitamin unik yang dibutuhkan oleh tubuh, yang sumber ekstraksi terbaiknya adalah matahari. Vitamin ini terbuat dari kolesterol di kulit Anda saat terkena sinar matahari. Itulah alasan mengapa mendapatkan sinar matahari yang cukup, penting untuk menjaga kadar vitamin D yang optimal dalam tubuh.

Vitamin D juga dikenal sebagai vitamin sinar matahari, memainkan peran penting dalam menjalankan fungsi penting tubuh. Tubuh Anda membuat Vitamin D, saat sinar matahari mengenai kolesterol yang ada di sel kulit Anda.

Dilansir dari Times of India, saat kulit Anda terkena sinar matahari, sinar ultraviolet B (UVB) mengenai kolesterol dan memberikan energi untuk sintesis vitamin D.

Vitamin D juga membantu sel-sel di usus untuk menyerap kalsium dan fosfor, yang penting untuk menjaga tulang yang kuat dan sehat. Kadar vitamin D yang rendah dalam tubuh sering dikaitkan dengan masalah kesehatan seperti osteoporosis, kanker, depresi, dan kelemahan otot.

Lalu, kapan waktu terbaik untuk mendapatkan vitamin D dari matahari?

Pertanyaannya lainnya adalah kapan waktu terbaik untuk mengekspos diri Anda ke matahari? Beberapa penelitian membuktikan bahwa tengah hari adalah waktu terbaik untuk berjemur.

Pada siang hari, matahari berada pada titik tertingginya, dan sinar UVB-nya paling kuat. Ini juga berarti Anda akan mendapatkan lebih banyak vitamin D dalam waktu yang lebih singkat.

Berjemur minimal 10 menit dan maksimal 30 menit sangat ideal untuk menyerap vitamin D yang cukup untuk hari itu. Siang hari juga merupakan waktu teraman untuk mendapatkan vitamin D, karena kulit yang terkena sinar matahari setelah tengah hari dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti kanker.

Pakaian ideal untuk berjemur

Untuk mengekspos sebagian besar kulit Anda ke matahari, lebih baik memakai atasan lengan pendek atau tanpa lengan bersama dengan celana pendek. Pastikan Anda tidak duduk terlalu lama di bawah terik matahari, karena dapat membuat kulit menjadi cokelat dan terbakar sinar matahari. 

Anda bisa memakai topi dan sunglasses, agar sinar matahari tidak langsung menerpa wajah Anda. Anda bisa berjemur 3-4 kali seminggu, yang akan memenuhi kebutuhan vitamin D dalam tubuh.

Apakah tabir surya memengaruhi penyerapan vitamin D?

Tabir surya mengandung bahan kimia tertentu yang memantulkan, menyerap, atau menyebarkan sinar matahari. Beberapa penelitian bahkan menemukan bahwa tabir surya SPF 30 atau lebih mengurangi produksi vitamin D dalam tubuh sekitar 95%-98%.

Untuk melindungi kulit saat berjemur, ada baiknya memakai topi untuk melindungi wajah. Pastikan Anda tidak menghabiskan lebih dari 30 menit di bawah sinar matahari yang terang dan lebih dari 10 menit di bawah sinar matahari yang terik. 

Menghabiskan lebih banyak waktu di bawah sinar matahari dapat menyebabkan masalah seperti kulit terbakar, kerusakan mata, dan bahkan serangan panas.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1